Asyiknya Belajar Fisika

LKPD 3

 *Yukk klik link dibawah ini untuk mendapatkan Lembar Kerja Peserta Didik Pada Pertemuan ke- 3*

LKPD 3

~ Selamat mengerjakan dan tetap semangat yaaa ~

Share:

LKPD 2

 *Yukk klik link dibawah ini untuk mendapatkan Lembar Kerja Peserta Didik Pada Pertemuan ke- 2*

LKPD 2

~ Selamat mengerjakan dan tetap semangat yaaa ~

Share:

LKPD 1

*Yukk klik link dibawah ini untuk mendapatkan Lembar Kerja Peserta Didik Pada Pertemuan ke-   1*

LKPD 1

~ Selamat mengerjakan dan tetap semangat yaaa ~

Share:

LATIHAN SOAL 1

 


LATIHAN SOAL GELOMBANG BUNYI (1)



                                                Pengeras Suara

Raka, Restu, dan Safa sedang bekerja kelompok dirumah Asifa. Ketika belajar suasana sangat bening sehingga Raka merasa ngantuk, Raka menawarkan untuk memutar audio murotal agar suasana tidak terlalu sepi. Asifa setuju dengan Raka, kemudian Asifa mengambil handphone dan memutar audio murotal. Namun suara dari handphone Asifa kurang keras hanya berfrekuensi 50 Hz, bunyi tersebut melaju dengan kecepatan 40 m/s, sedangkan Raka, Restu dan Safa tidak membawa handphone. Mereka memberikan saran agar suara yang dihasilkan lebih keras, yaitu : 
1. Raka menyarankan untuk menyimpan handphone dalam toples dengan posisi tertutup seperti gambar A
2. Asifa menyarankan untuk menyimpan hanphone dalam toples namun posisinya terbuka seperti gambar B. 

Terdapat dua pendapat yang berbeda, Restu sepakat dengan saran Raka, karena menurutnya suara yang dihasilkan akan lebih keras karena suara memantul, sedangkan Safa sepakat dengan Asifa menurutnya lebih baik menyimpan handphone dalam toples dengan keaadan terbuka agar suara yang dihasilkan terdengar lebih keras karena suara menggema. 

Setelah membaca wacana diatas, jawablah pertanyaan dibawah ini! 
1. Deskripsikan kembali masalah pada uraian diatas, informasikan hal penting yang dapat diambil dari permasalahan diatas
2. Jelaskan konsep dasar fisika yang berkaitan dengan permasalahan diatas!
3. Apa perbedaan Raka (Gambar A) dengan Asifa (Gambar B)? Mengapa hal tersebut dapat menghasilkan suara yang berbeda?
4. Berapakah panjang gelombang dari suara yang dihasilkan saat menggunakan cara seperti gambar B?
5. Kemukakan pendapatmu bagaimanakah cara agar suara yang dihasilkan dapat terdengar lebih keras?



*SELAMAT MENGERJAKAN*
Share:

LATIHAN SOAL 2

 


LATIHAN SOAL GELOMBANG BUNYI (2)

                                            Persiapan Pentas Hiburan 


Raska bersama teman-temannya sedang melakukan baksi sosial di daerah pedesaan terpencil. di hari bakti sosial terakhir mereka berencana akan menampilkan hiburan untuk warga di daerah tersebut. Raska merupakan seorang pemain gitar, dia melakukan latihan akustik bersama Azka untuk persiapan penampilan mereka. Di malam yang tenang itu Azka bernyanyi dengan merdu diiringi oleh gitar. Tiba-tiba senar gitar Raska yang berfrekuensi 80 Hz putus sedangkan Raska tidak membawa senar gitar cadangan. Karena hari sudah malam dan jarak dari desa ke kota cukup jauh maka Raska mencoba mencari senar pengganti kepada warga sekitar. Disana hanya tersedia gelasan, senar layangan, dan senar raket dengan massa masing-masing 3 gr, 5gr, dan 7 gr. Panjang senar yang dibutuhkan yaitu 1 m. Raska pun mencoba ketiga senar tersebut dan memilih senar yang paling cocok menggantikan senar gitar Raska yang terputus dengan memberikan tegangan sebesar 100 N. 

Setelah membaca wacana diatas, jawablah pertanyaan dibawah ini!
1. Deskripsikan kembali masalah pada uraian diatas, informasikan hal penting yang dapat diambil dari permasalahan diatas
2. Jelaskan konsep dasar fisika yang berkaitan dengan permasalahan diatas!
3. Apakah ketiga senar pengganti tersebut memiliki frekuensi yang berbeda? jika iya, jelaskan alasanmu secara ilmiah!
4. Tentukan senar penganti yang cocok dan berapa frekuensi yang dihasilkan!
5. Kemukakan kesimpulan dari permasalahan diatas!


*SELAMAT MENGERJAKAN*



Share:

LATIHAN SOAL 3


LATIHAN SOAL GELOMBANG BUNYI (3)

Pekemahan Sabtu Minggu 


Meilani merupakan peserta didik yang aktif dalam kegiatan pramuka, bulan Mei ini Meilani menjadi ketua pelaksana dalam kegiatan Persami di Bumi Perkemahan Rancaupas. Pada hari Sabtu siang akan diadakan penjelajahan di sekitar wilayah perkemahan, semua peserta sedang berada di tenda  masing-masing. Meilani bermaksud akan mengumpulkan peserta dilapang unntuk di beri arahan mengenai penjelajahan yang akan dilakukan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan panitia untuk mengumpulkan peserta, yaitu:

1)  1. Menyalakan Sirine yang berfrekuensi 540 Hz sambil mengelilingi lapang dekat tenda peserta dengan kecepatann 10 m/s

2)   2. Menyalakan Sirine yang berfrekuensi 540 Hz di tengah lapang kemudian menyerukan peserta untuk berkumpul menggunakan Toa, peserta berlari dari tenda ke tengah lapang dengan kecepatan 15 m//s

Cepat rambat bunyi di tempat tersebut adalah 340 m/s. Menurut Ihsan cara kedua merupakan cara yang efektif untuk mengumpulkan peserta. Sedangkan menurut Meilani cara pertama merupakan cara yang lebih efektif untuk mengumpulkan peserta.

Setelah membaca wacana diatas, jawablah pertanyaan dibawah ini!

1. Deskripsikan kembali masalah pada uraian diatas, informasikan hal penting yang dapat diambil dari permasalahan diatas

2. Jelaskan konsep dasar fisika yang berkaitan dengan permasalahan diatas!

3. Bagaimana bunyi yang akan terdengar oleh peserta ketika menggunakan cara pertama dan cara kedua?

4. Berapakah frekuensi yang didengar peserta saat menggunakan cara pertama dan cara kedua?

5. Menurutmu cara manakan yang lebih efekttif digunakan oleh panitia untuk mengumpulkan peserta, berikan alasannya!

                                                          *SELAMAT MENGERJAKAN*


4. 



Share:

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 (GELOMBANG BUNYI)

*TUJUAN PEMBELAJARAN*

 Mengidentifikasi konsep intensitas dan taraf intensitas
Menganalisis Konsep Efek Doppler
* Melakukan Percobaan mengenai konsep Efek Doppler dalam kehidupan sehari-hari menggunakan         alat sederhana  

*MATERI*
~ yuk simak pembelajaran dengan selalu bersemangat dan terus merasa ingin tahu ~

*Intensitas dan Taraf Intensitas*

Ketika bel tanda masuk sekolah berdering, pernahkah Anda tidak mendengarnya dengan jelas? Kira-kira kenapa hal itu bisa terjadi? Anda sudah pasti bisa menduga bahwa Anda tidak bisa mendengar dengan jelas karena posisi Anda yang agak jauh dari bel sebagai sumber bunyinya. Sebaliknya jika Anda berada dekat dengan sumber bunyi, tentu terdengar dengan jelas bahkan kadang sampai memekakkan telinga. Inilah yang dinamakan dnegan Intensitas Bunyi.

a. Intensitas Bunyi

Intensitas adalah besaran untuk mengukur kenyaringan bunyi. Intensitas bunyi yaitu energi bunyi yang tiap detik (daya bunyi) yang menembus bidang setiap satuan luas permukaan secara tegak lurus.

Rumus intensitas bunyi di suatu titik oleh beberapa sumber bunyi

Keterangan :

I : Intensitas bunyi (W/m2)

P : Energi tiap waktu atau daya (W)

A : Luas (m2)

Dapat diketahui intensitas gelombang bunyi pada suatu titik berbading terbalik dengan kuadrat jaraknya dari sumber bunyi, maka perbandingan intensitas bunyi di dua tempat yang berbeda jaraknya terhadap satu sumber bunyi adalah :

Ternyata kuat bunyi yang terdengar oleh telinga tidak berbanding lurus dengan besarnya intensitas bunyi. Misalnya, jika intensitas awal 10-5 Wm-2 dan dinaikkan menjadi 2 x 10-5 Wm-, ternyata telinga kita tidak mendengar bunyi dua kali lebih kuat, bahkan telinga merasa mendengar bunyi yang hampir sama kuatnya. Oleh karena jangkauan intesitas bunyi yang dapat didengar manusia sangat besar maka dibuatlah suatu besaran yang menyatakan intensitas dalam bilangan yang lebih kecil. Besaran ini dinamakan taraf intensitas bunyi disingkat TI.

b. Taraf Intensitas Bunyi

Yang dimaksud dengan taraf intensitas bunyi adalah logaritma perbandingan antara intensitas bunyi dengan intensitas ambang pendengaran

keterangan:

TI = taraf intensitas bunyi (dB decibel)

I = intensitas bunyi (watt/m2)

Io = intensitas ambang pendengaran (Io= 10-12 Watt/m2)

Jika terdapat beberapa sumber bunyi yang identik maka taraf intensitasnya menjadi :

keterangan:

n = jumlah sumber bunyi

simak video berikut ini yuukk, agar lebih memahami mengenai intensitas dan taraf intensitas bunyi!

https://youtu.be/oX9mqwgXFXA

Contoh Soal

1. Intensitas gelombang bunyi pada jarak 5 m dari sumber bunyi adalah 2×10-4 watt/m². Pada jarak 10 m dari sumber bunyi intensitasnya adalah ...


*Efek Doppler*

Efek Dopler adalah perubahan frekuensi atau panjang gelombang yang diterima oleh pengamat, jika sumber suara/gelombang bergerak relatif terhadap pengamat/pendengar. Ketika sumber bunyi dan pengamat bergerak saling mendekati maka pengamat akan mendengar frekuensi yang lebih tinggi daripada frekuensi bunyi yang dipancarkan sumber bunyi tanpa adanya gerak relatif. Begitupun ketika sumber bunyi dan pengamat saling menjauh maka frekuennsi yang didengar oleh pengamat akan terdengar lebih rendah daripada frekuensi sumber bunyi tanpa adanya gerak relatif.  

Contoh efek Dopler dapat dilihat pada gambar dibawah. 

Pada saat sumber suara diam, kedua penerima mendengar besar frekuensi yang sama. Saat sumber suara bergerak, salah satu penerima mendengar frekuensi yang lebih besar dari sebelumnya dan penerima lain mendengar frekuensi yang lebih kecil dari sebelumnya. Persamaan Efek Doppler adalah :

Keterangan :

fp = frekuensi pendengar (Hz)

fs = frekuensi sumber bunyi (Hz)

vp = kecepatan pendengar (m/s)

vs = kecepatan sumber bunyi (m/s)

v = cepat rambat udara (340 m/s)


Analogi kereta sebagai gelombang

Sumber : http://profmikra.org/?p=298)

Perhatikan gambar kereta api di atas. Analogikan kecepatan kereta identik dengan kecepatan rambat gelombang. Panjang gerbong kereta api sekitar 12,5 meter. Jika kereta bergerak dengan kecepatan 72 km/jam = 20 m/s maka kita dapat identikkan dengan gelombang sebagai berikut :

λ = 12,5 m

v= 20 m/s

Maka frekuensi gelombang adalah

f = v . λ = 20 . 12,5 = 1,6 Hz.

Atau periode gelombang adalah

T = 1/f = 0,625 s.

Ini artinya, tiap gerbong akan melewati kita yang sedang berdiri setiap 0,625 detik.

Sekarang, bagaimana jika berjalan ke arah datangnya kereta? Kalau ini dilakukan maka Anda akan melihat datangnya gerbong lebih cepat. Gerbong berikutnya akan mencapai kita lebih cepat. daripada kalau kita berdiri. Ini berarti periode tibanya gerbong yang kita ukur lebih kecil atau frekuensi yang kita ukur lebih besar.

Sebaliknya, pada saat bersamaan kita bergerak searah gerak kereta, maka gerbong berikutnya akan mencapai kita lebih lambat. Periode tibanya gerbong yang kita deteksi menjadi lebih panjang. Atau frekuensi yang kita ukur menjadi lebih kecil. Jadi frekuensi tibanya gerbong yang kita ukur sangat bergantung pada keadaan kita. Diam, bergerak ke arah datangnya kereta, atau bergerak searah gerak kereta akan menghasilkan catatan frekuensi yang berbeda. Hal serupa bergantung pada gelombang. Dan fenomena ini dinamakah efek Doppler.

Yukk simak video berikut untuk penjelasan lebih lanjut mengenai Efek Dopper!

https://youtu.be/PhHKk2hM_Qk

Contoh Soal 

1. Setelah kamu mengetahui rumus efek Doppler di atas, sekarang kita kerjakan contoh soal ini yuk! 1. Sebuah kereta api bergerak dengan kecepatan 72 km/jam mendekati stasiun sambil membunyikan peluit yang berfrekuensi 940 Hz. Kecepatan bunyi di udara 340 m/s. Bunyi yang didengar oleh orang yang beada di stasiun berfrekuensi…





2. Sumber bunyi memancarkan bunyi dengan frekuensi 500 Hz saling mendekat dengan pendengar. Kecepatan sumber bunyi 40 m/s dan kecepatan pendengar 50 m/s. Jika kecepatan bunyi di udara adalah 340 m/s, frekuensi bunyi yang didengar oleh pendengar adalah…









Share:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Mengenai Saya

Foto saya
Assalamu'alaikum, halo sobat literasi. selamat datang di web literasi saya Wilda Guspa Aulia Mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, berasal dari provinsi Kota Pekanbaru

LKPD 3

  *Yukk klik link dibawah ini untuk mendapatkan Lembar Kerja Peserta Didik Pada Pertemuan ke- 3* LKPD 3 ~ Selamat mengerjakan dan tetap sema...

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.